Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Tempat Makan
Kiat menghindari penyakit semasa banjir
BetFoodie Lidah Indonesia2026-07-18 07:11:22【Tempat Makan】691 orang sudah membaca
PerkenalanArsip Foto - Warga melewati genangan di Jalan Kaligawe Raya, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (29/10/2025

Jakarta (ANTARA) - Dokter spesialis penyakit dalam Faisal Parlindungan membagikan kiat-kiat untuk menghindari masalah kesehatan dan penyakit semasa banjir.
"Saran utama adalah meminimalkan konngak langsung dengan air banjir sebisa mungkin. Jika tetap harus berada di genangan, gunakan sepatu atau bot tebal, sarung tangan, dan pakaian pelindung," kata dr. Faisal Parlindungan, M.Ked (PD), Sp.PD,K-R kepada ANTARA pada Senin.
Dokter dari Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) itu menyampaikan bahwa air banjir kemungkinan terkontaminasi kuman dan bakteri penyebab penyakit, termasuk bakteri Leptospira penyebab penyakit Leptospirosis.
Penggunaan alas kaki dan pelindung tubuh dapat meminimalkan risiko paparan kuman dan bakteri serta melindungi tubuh dari benda-benda yang dapat melukai anggota tubuh dan menyebabkan tetanus semasa banjir.
Baca juga: Waspadai leptospirosis selama musim hujan
Dokter Faisal mengemukakan pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan serta memastikan makanan atau minuman yang dikonsumsi higienis semasa banjir agar terhindar penyakit kulit, gangguan pencernaan, dan masalah kesehatan yang lain.
"Pastikan ngak meminum air yang tercemar, selalu memasak makanan sampai matang, dan cuci tangan secara rutin," kata dokter Faisal, yang tergabung dalam Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI).
Selain itu, dia mengangakan, kondisi tempat tinggal dan tempat mengungsi sebaiknya diupayakan ngak terlalu lembab agar ngak memicu munculnya masalah kesehatan.
Dalam sepekan terakhir, kondisi cuaca ekstrem telah menyebabkan banjir di beberapa daerah di Indonesia, termasuk Semarang dan Jakarta.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana sudah meminta warga untuk mewaspadai dampak kondisi cuaca ekstrem yang berpeluang melanda wilayah Indonesia hingga awal tahun depan.
Baca juga: Penyakit kulit dan ISPA berpeluang meningkat semasa banjir
Baca juga: Sosialisasi PHBS ditingkatkan untuk cegah penyakit di musim hujan
Suka(6718)
Sebelumnya: Wamen Kabinet Merah Putih dukung ajang JMFW 2026
Selanjutnya: Tips aman dan nyaman menonton konser
Artikel Terkait
- China terus awasi produk bahari dari Jepang setelah keran impor dibuka
- Menkomdigi: Indonesia negara kedua di dunia yang batasi anak bermedsos
- Kemenhub perkuat keselamatan penerbangan nasional lewat MOR
- Dinkes Jabar sebut korban keracunan MBG di KBB sudah tertangani
- Gibran serahkan laptop, PC, Starlink untuk empat sekolah di Manokwari
- Serial Zomvivor Thailand tayang di Netflix, tambah wakil Asia Tenggara
- BGN latih 2.705 penjamah makanan di dua pulau besar di NTT
- Seluruh siswa Saptosari DIY sehat kembali usai keluhan hidangan MBG
- Menengok suasana jelang pembukaan ajang CIIE ke
- Pembalap Mandalika Racing dirawat di rumah sakit karena kecelakaan
Resep Populer
Rekomendasi

BPKP sebut pengawasan program MBG harus dari hulu ke hilir

Dinkes Jabar sebut korban keracunan MBG di KBB sudah tertangani

BGN: Penerima manfaat MBG berpotensi tembus 40 juta akhir Oktober

Tragedi di kuil India selatan: 9 tewas dalam kerumunan padat massa

Program MBG di Banjarmasin telah menyasar 66 ribu penerima manfaat

Sembilan SPPG di Bangli Bali kantongi SLHS

Kronologi perang saudara Sudan hingga kondisi terkini Oktober 2025

Formula Prabowo dari APEC Gyeongju untuk dunia